Di era serba
digital seperti sekarang, skill digital marketing menjadi salah satu kompetensi
yang paling dibutuhkan. Tapi muncul pertanyaan penting: lebih baik ikut kursus
atau sertifikasi digital marketing?
Kursus digital marketing biasanya fokus pada materi pembelajaran dan praktik langsung, cocok bagi pemula yang ingin memahami dasar-dasar. Sementara itu, sertifikasidigital marketing adalah bentuk pengakuan resmi terhadap kompetensi seseorang, umumnya dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi oleh BNSP.
Jika tujuan
Anda adalah meningkatkan skill, kursus bisa menjadi langkah awal. Namun jika
Anda ingin pengakuan profesional yang diakui secara nasional, maka sertifikasi
adalah pilihan terbaik. Sertifikasi menunjukkan bahwa Anda telah memenuhi
standar kompetensi tertentu yang berlaku secara industri.Siap untuk
meningkatkan kredibilitas Anda di dunia digital marketing? Kunjungi situs resmi
LSP Teknologi Digital (LSP TD) untuk mengetahui lebih lanjut tentang proses dan
manfaat sertifikasi digital marketing yang diakui BNSP.
Mengapa
Rekruter Mencari Kandidat dengan Sertifikasi Digital Marketing?
Pernah
bertanya-tanya mengapa banyak lowongan kerja digitalmarketing kini mencantumkan
“bersertifikasi” sebagai nilai tambah? Di tengah persaingan yang ketat,
sertifikasi digital marketing menjadi pembeda nyata di mata rekruter.
Rekruter tidak
hanya mencari pelamar yang mengaku punya skill,tapi juga bukti konkret bahwa
seseorang benar-benar kompeten.
Memiliki
sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi oleh BNSP
tidak hanya meningkatkan kepercayaan rekruter, tapi juga membuka lebih banyak
peluang kerja. Kandidat bersertifikasi dianggap siap pakai, tidak perlu banyak
pelatihan ulang, dan dapat langsung berkontribusi.
Jika Anda ingin
lebih dilirik oleh perusahaan ternama dan memperkuat posisi Anda di dunia
kerja, kini saatnya mengambil langkah nyata.
0 Comments